Skip to content

Renovasi Rumah Subsidi yang Diperbolehkan

1. Maksimalkan Sisa Lahan

 

Sahabat Annie, maksimalkan penggunaan sisa lahan untuk renovasi rumah subsidi. Ini diperbolehkan sepanjang tidak melanggar ketentuan yang sudah ditentukan.Setiap rumah subsidi yang dibangun biasanya memiliki sisa lahan di bagian belakang rumah.Kamu bisa maksimalkan dengan merenovasi menjadi halaman belakang minimalis atau sebagai tempat jemuran.

2. Membangun Pagar

 

Konsep perumahan subsidi biasanya berupa klaster atau deretan rumah di suatu komplek kecil yang berisi hunian yang dibangun secara teratur. Umumnya pengembang perumahan subsidi membangun desain rumah tanpa pagar. Jadi, kamu bisa membangun pagar rumah karena masih diperbolehkan.Renovasi pada bagian depan ini tidak melanggar, kok.

3. Jangan Mengubah Fasad

 

Berbeda dengan membangun pagar, maka kamu tak diperkenankan mengubah fasad depan rumah. Tapi, jangan khawatir karena kamu masih bisa mengubah fasad sesuai keinginan jika sudah melewati batas ketentuan yang berlaku.Pemerintah menetapkan bahwa rumah subsidi belum bisa untuk renovasi bagian fasadnya sampai batas waktu kurang lebih setelah 5 tahun berjalan.

4. Ingin Menjadi 2 Lantai? Bisa Kok!

 

Kamu ingin renovasi rumah subsidi jadi dua lantai? Bisa kok! Akan tetapi, kamu juga harus tunduk sesuai aturan berlaku. Kamu belum diperbolehkan merenovasi rumah subsidi menjadi dua tingkat sebelum mencapai waktu 5 tahun berjalan.Alasannya, kamu bisa dianggap menambah tampilan depan bangunan.Konsekuensi bagi debitur yang melanggar aturan adalah sanksi berupa pencabutan mekanisme subsidi.

5. Perbaiki Kekurangan Diperkenankan

 

Sahabat Annie, tidak semua merenovasi rumah subsidi tidak diperbolehkan.Salah satu yang masih bisa kamu lakukan adalah memperbaiki kekurangan yang dibangun pengembang.Misalnya merenovasi atap rumah yang bocor saat hujan turun atau muncul rembesan di dinding.

Share:

Facebook
Twitter